SUSUR GUA - Apa itu susur gua? - Divisi Susur Gua MAHASPALA IAIN Kediri

 

MENGENAL APA ITU SUSUR GUA

SALAM LESTARI! Hallo genk, mungkin kata caving masih asing di telinga untuk beberapa dari kalian. Caving juga biasa disebut dengan susur gua. Sebenarnya apa sih caving/susur gua itu? Untuk kalian yang ingin tahu lebih lanjut apa itu caving/susur gua yuk simak sekilas penjelasan tentang apa itu susur gua berikut.


Susur gua atau jelajah gua (Inggris: caving) adalah olahraga rekreasi menjelajahi gua. Nah, apa sih sebenarnya gua itu sendiri? Apa yang ada dipikiran kalian ketika pertama kali mendengar kata gua? Pasti tempat yang sempit, gelap, tidak ada udara, banyak hewan yang aneh aneh mungkin seperti itu yang kalian ada dalam bayangan kalian saat mendengar kata gua. Pengertian dari gua sendiri adalah sebuah lubang alami di tanah yang cukup besar dan dalam sehingga orang dapat memasukinya. Gua sendiri memiliki 2 jenis yaitu gua vertical dan gua horizontal.

Dalam kegiatan susur gua/caving ini tentunya tidak lepas dari keadaan yang gelap. Tetapi keadaan gelap itulah yang menjadi salah satu daya Tarik seorang penelusur gua atau biasa disebut caver. Dalam penelusuran gua tentu saja akan menghasilkan pengalaman tersendiri bagi penelusurnya. Rasa ingin tahu dan rasa cemas akan gelapnya gua akan bercampur aduk. Maka dari itu dalam susur gua muncullah ilmu ‘Speleologi’.

APA ITU SPELEOLOGI?

Berikut penjelasan lebih lanjut tentang speleologi,

Speleologi ialah ilmu yang mempelajari gua-gua. Kata Speleologi diambil dari bahasa Yunani, Spelaion = Gua dan Logos = ilmu. Namun karena gua itu adalah bentukan alam yang tidak berdiri sendiri dan dipengaruhi oleh faktor struktur alam yang melingkupinya, maka Ilmu Speleologi merupakan Ilmu yang mempelajari gua dan lingkungannya. Lingkungan itu dapat berupa batugamping , batupasir (sandstone), aliran lava yang telah membeku, gletzer, padang salju atau es, batu garam halit, batugips, dolomit, tebing di tepi Iaut atau danau dlsb. Bahkan ada komisi khusus di IUS ( International Union of Speleology ) sebuah lembaga Internasional yang membidangi Speleologi sudah ada komisi khusus yang mempelajari tentang gua buatan, seperti terowongan rahasia, gua - gua penambangan, dan gua perlindungan pada masa perang ( gua Jepang, bunker, dll ).

Jadi seperti itu sedikit penjelasan untuk kalian yang ingin tahu apa itu susur gua. Apapun yang kalian lakukan dalam kegiatan alam bebas jangan pernah melupakan standart safety yang berlaku. Dan senantiasa ingat bahwa alam beserta isinya merupakan wujud dari kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.

SALAM LESTARI!

Simulasi 2 Tim SPESIALISASI Panjat tebing TA XIV, Tebing Tanggul Tulungagung

 

Anggota tim sedang melakukan pemanjatan di Tebing Tanggul

 

SALAM LESTARI, MAHASPALA IAIN KEDIRI- Kegiatan simulasi 2 dari tim SPESIALISASI rock climbing TA XIV telah selesai dilaksanakan, kegiatan dilakukan pada Senin-Rabu, 3-5 Oktober 2022.

Anggota tim berjumlah 1 orang, dengan 2 pendamping. Pemanjatan kali ini dilakukan di tebing Tanggul yang berada di Desa Kebo Ireng, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.

Tebing Tanggul ini memiliki tinggi kurang lebih 400 meter. Di tebing ini, tim melakukan aplikasi materi teknik aid climbing dengan alphine system, di samping itu juga diaplikasikan materi konservasi tebing dan pemetaan jalur.

Baca juga: Simulasi 1 Jelang SPESIALISAI Panjat Tebing TA XIV di Tebing Pegat Tulungagung

Tebing ini merupakan jenis tebing multi pitch, yang sangat memungkinkan jika digunakan untuk praktik materi alphine system.

Sebelum melaksanakan kegiatan pemanjatan, tim sudah mengirim surat pemberitahuan yang ditujukan kepada kepala desa Kebo Ireng.

Pada saat tim melakukan pemanjatan, bebarengan dengan datangnya musim penghujan yang mengakibatkan permukaan tebing menjadi licin untuk dipanjat.

Jika kamu ingin melakukan pemanjatan di tebing serupa, selalu perhatikan keamanan dan persiapkan fisik sebaik mungkin.

SALAM LESTARI !

Simulasi 1 Jelang SPESIALISAI Panjat Tebing TA XIV di Tebing Pegat Tulungagung

 

Anggota tim sedang melakukan pemanjatan ti Tebing Pegat

 

SALAM LESTARI, MAHASPALA IAIN KEDIRI- Informasi yang akan diulas kali ini adalah ulasan tentang kegiatan simulasi 1 dari tim SPESIALISASI panjat tebing atau rock climbing.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh 1 orang anggota tim dan 2 pendamping. Anggota tim merupakan anggota muda TA XIV atas nama Tri Harning, dan pendamping merupakan anggota biasa atas nama Ahmad Aqil Azizi NIA.019.073.XII dan Ahmad Yazid NIA.MHS.019.074.XIII.

Kegiatan panjat tebing kali ini dilaksanakan pada 24-25 September 2022, berlokasi di tebing Pegat, Kabupaten Tulungaung, tepatnya ada di desa Sawo, kecamatan Campurdarat.

Pada kegiatan panjat tebing kali ini, materi yang diaplikasikan adalah praktek vertical rescue, sport climbing, praktek pengeboran manual  dan trad climbing.

Sebelum melakukan kegiatan panjat tebing di tebing Pegat ini, timt telah mengirimkan surat pemberitahuan kegiatan ke POLSEK, KORAMIL, Puskesmas Campurdarat.

Baca juga: Diklat Lanjutan Panjat Tebing di Tebing Telung Lintang, Ini Ceritanya

Dari pengalaman tim yang telah melakukan pemanjatan di beberapa jalur tebing Pegat, ada sedikit saran yang disampaikan.

Jika berencana melakukan pemanjatan di jalur Srikandi, setidaknya harus mempersiapkan diri untuk bisa melakukan teknik clean down ketika ingin menyudahi pemanjatan.

Selain itu, jika anda berencana untuk melakukan jenis pemanjatan trad climbing spot yang bagus dan lebih mudah dilakukan pemanjatan berada di bawah gua, dan ketika hendak menyudahi pemanjatan setidaknya harus meninggalkan webbing di sebagai pengaman untuk melakukan cleaning.

Itulah tadi ulasan tentang kegiatan simulasi 1 dalam rangka SPESIALISASI panjat tebing tahun 2022. Semoga informasi yang disampaikan bisa memberikan manfaat bagi pembaca sekalian. Terimakasih.

SALAM LESTARI!

 

SPESIALISASI Tim Caving Tahun Agkatan XIII dan XIV, Telusuri Gua: Sumuran, Ampa dan Lowo di Malang

 

Anggota tim sedang melakukan penelusuran dan aplikasi materi di dalam gua

SALAM LESTARI, MAHASPALA IAIN KEDIRI – Jika kemarin kegiatan simulasi 2 selesai dilaksanakan, kini kegiatan puncak dari SPESIALISASI susur gua juga sudah terlaksana.

Tim SPESIALISASI susur gua atau caving telah melaksanakan hari H pada Selasa-Sabtu, 11-15 Oktober 2022.

Pada penelusuran gua kali ini, tim melakukan penelusuran di 3 gua sekaligus. Gua yang dimasuki adalah gua Sumuran, gua Ampa, dan gua Lowo. Ketiganya merupakan gua yang berada di kabupaten Malang, tepatnya di desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo.

Baca juga: Simulasi 2 di Gua Ndawung dan Gua Wardi, Persiapan Spesialisasi Caving Tahun 2022

Gua Sumuran merupakan jenis gua vertikal-horizontal. Vertikal dengan kedalaman 38,34 meter dan horizontal dengan kedalaman 14.88 meter.

Sedangkan gua Ampa merupakan jenis goa vertikal-horizontal dengan kedalaman vertikal pitch 1 sedalam 15.08 meter, pitch 2 6,88 meter dan kedalaman horizontal sejauh 2,25 meter. Untuk gua Lowo merupakan gua horizontal sejauh 203,49 meter.

Hasil kedalaman gua di atas merupakan hasil pengukuran dari tim SPESIALISASI susur gua pada tahun 2022, kedalaman gua dalam ulasan ini bukanlah jawaban mutlak, mungkin saja bisa berbeda.

Tim melakukan sesi foto bersama pendamping

Capaian materi yang berhasil diaplikasikan adalah TPGV (Teknik Penelusuran Gua Vertikal), TPGH (Teknik Penelusuran Gua Horizontal), konservasi flora dan fauna dalam gua, materi debit air, mapping dan pengolahan data.

Pada penelusuran gua kali ini, tim telah mendapat izin dari pihak desa Banjarejo melali surat permohonan izin kegiatan.

Selain itu, surat pemberitahuan kegiatan juga dilayangkan kepada pihak RT, POLRES, kantor kecamatan dan Puskesmas terdekat.

Baca juga: Spesialisai Susur Gua Tahun Angkatan XIV: Simulasi 1

Dari pengalaman yang dibagikan anggota tim kepada admin, gua Ampa memiliki kadar oksigen yang tipis, dan gua Lowo memilki aliran air yang cukup deras.

Itulah tadi informasi seputar kegiatan SPESIALISASI susur gua tahun 2022 ini, semoga bermanfaat, dan tetap hati-hati jika anda berminat melakukan penelusuran gua. Save savety.

SALAM LESTARI !

Simulasi 2 di Gua Ndawung dan Gua Wardi, Persiapan Spesialisasi Caving Tahun 2022

 

Tim sedang melakukan penelusuran dan aplikasi materi di dalam gua

 

SALAM LESTARI, MAHASPALA IAIN KEDIRI – Kegiatan simulasi 2 dalam rangka persiapan SPESIALISASI divisi susur gua atau caving telah selesai dilaksanakan pada Sabtu-Senin, 24-26 September 2022.

Kegiatan dilaksanakan oleh 2 pesera dan 2 pendamping. Peserta terdiri dari anggota muda TA XIV bernama Zhifana Hanum Agustia dan Indah Noer Aini. Pendamping merupakan anggota biasa dengan nama Ulfiyatul Aulia Ullirrosyidah NIA.019.081.XII dan M. Ulil Hidayatulloh NIA.MHS.019.079.XII.

Penelusuran gua kali ini dilakukan di Kabupaten Tulungagung, tepatnya berada di gua Ndawung dan gua Wardi.

Gua Ndawung sendiri merupakan jenis gua vertikal dan horizontal. Kedalaman vertikal 21,93 meter dan kedalaman horizontal 24,21 meter. Gua ini berada di Dusun Ngrancah, Desa Ngepoh, Kec. Tulungagung.

Sedangkan gua Wardi merupakan jenis gua vertikal dan horizontal juga. Pada penelusuran kali ini, tim melakukan penelusuran di pitch 1 dengan kedalaman 10,80 meter dan pitch 2 10,40 meter. Untuk kedalaman horizontal adalah 4,45 meter.

Pada saat penelusuran gua, tim mengaplikasikan materi TPGV, rescue, konservasi flora dan fauna dalam gua dan pengolahan data.

Baca juga: Spesialisai Susur Gua Tahun Angkatan XIV: Simulasi 1

Sebelum melaksanakan kegiatan, tim telah mengantongi izin dari dinas terkait, seperti surat pemberitahuan kegiatan ke kantor Kecamatan, Puskesmas, Polsek terdekat dan juga kepada BPBD Tulungagung.

Seusai lancar melaksanakan kegiatan simulasi 2 ini, tim SPESIALISASI caving tentunya merasa bangga atas usaha maksimal yang dikerahkan.

 Informasi kali ini, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.  Bagikan ulasan ini jika menurut kalian ini menarik. Jika ada yang ditanyakan silahkan tinggalkan di kolom komentar. Terimakasih.

SALAM LESTARI !

Spesialisasi Gunung Hutan, Gunung Wilis Lintas 6 Kabupaten

Upacara Pemberangkatan Tim Spesialisasi 
Gunung Hutan TA XIV Tahun 2022

Salam Lestari !

     Telah sukses dilaksanakan kegiatan spesialisasi dari tim Gunung Hutan TA XIV. Setelah berhasil melakukan simulasi 1 dan simulasi 2, tim telah menyelesaikan hari H pelaksanaan Spesialisasi. Kegiatan ini dilakukan tim dengan Anggota Muda  (AM) Fathin Ilma Virginita, Abdul Rois Murtadho, dan Missel Aramitha Octavil Sunan, disertai dua pendamping Anggota Biasa (AB) Irsa Arsita dan Arya Pramudya.

    Kegiatan pendakian ini dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus - 2 September 2022. Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari ini digunakan untuk mendaki gunung Wilis dengan melintasi 6 kabupaten, yakni kabupaten Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Madiun, Ponorogo dan Trenggalek. 

    Gunung Wilis merupakan salah satu gunung suci dari sembilan gunung suci di Jawa. Perihal kesuciannya tersebut diabadikan dalam kitab Tantu Panggelaran, kitab yang berasal dari tahun 1557 Saka (1635 M). Dalam kitab ini dijelaskan tentang proses pemindahan Gunung Mahameru oleh para Dewa dari tanah Jambu ke pulau Jawa, dan juga terbentuknya gunung-gunung di Jawa. 

    Gunung Wilis merupakan runtuhan kedua setelah gunung Katong (Lawu), yang merupakan rentetan guguran Sang Hyang Mahameru yang dipindah dari India ke Tanah Jawa. Itu adalah sedikit cerita sejarah dari Gunung Wilis.

    Untuk melakukan kegiatn ini, tim mengirimkan surat perizinan ke pihak KPH Kediri, Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri dan Dinas Pariwisata Kabupaten Nganjuk. Sedangkan untuk surat pemberitahuan, tim mengirim ke pihak BPBD Kabupaten Kediri, BASARNAS Trenggalek, serta Kepala Desa dan Puskesmas terdekat.

    Semoga apa yang telah dilakukan oleh tim spesialisasi Gunung Hutan telah membawa manfaat untuk kita semua. 

Salam Lestari!

Simulasi 2 Tim Spesialisasi Gunung Hutan TA XIV: Gunung Klotok Kediri

Salam Lestari ! 

    Kabar gembira untuk kita semua, telah terlaksananya kegiatan Simulasi 2 oleh tim spesialisasi Gunung Hutan TA XIV yang dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal  20 Agustus 2022. Pendakian ini dilakukan di gunung Butak yang terletak di desa Tiron kecamatan Banyakan, kemudian dilanjutkan ke puncak 505, gunung Jatiombo dan gunung Klotok yang berlokasi di kelurahan Pojok, kecamatan Mojoroto, Kediri, Jawa Timur.

     Tim beranggotakan 3 orang dan 2 orang pendamping pulang dengan sehat dan selamat. Kegiatan yang berjalan baik, selalu dibekali dengan hal-hal yang telah dipersiapkan dengan semaksimal mungkin. Latihan fisik dan pendalaman materi menjadi hal wajib yang harus dipersiapkan. Selain itu, surat pemberitahuan pun di kirim ke Kepala desa dan ketua RT setempat.

    "Kesan saya pada saat mendaki gunung butak adalah panas, namun perjalanan ke puncak 505 vegetasi mulai rapat sehingga perjalanan terasa lebih nyaman", kesan yang bisa dituliskan salah satu anggota tim.

    Sedangkan di gunung Jatiombo dan gunung Klotok didominasi oleh ilalang dan tak banyak ditumbuhi pepohonan, sehingga terasa panas. Maka dari itu juga, tim memberikan saran untuk para pembaca yang memiliki rencana mendaki di gunung tersebut untuk menggunakan topi dan juga memakai sunscreen serta perhatikan asupan makanan.

        Semoga apa yang telah dilakukan memberi manfaat bagi tim dan untuk kita semua. 

Salam Lestari !


Spesialisai Susur Gua Tahun Angkatan XIV: Simulasi 1

Salam Lestari!

    Telah sukses dilaksanakan kegiatan Simulasi 1 dari tim Spesialisasi Susur Gua Tahun Angkatan XIV. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu-Selasa, tanggal 6-9 Agustus 2022, dengan anggota tim berjumlah 2 orang dan 2 pendamping.

    Pada kegiatan kali ini, dilakukan penerlusuran gua Manten dan gua Lowo Tenggar. Gua Manten merupakan gua vertikal yang terletak di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung. Sedangkan gua Lowo Tenggar merupakan gua horizontal yang terletak di Desa Tenggarejo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung.

    Sebelum melakukan kegiatan ini, tim mengirim surat pemberitahuan ke desa setempat, serta melakukan persiapan seperti pendalaman materi, latihan SRT (Single Rope Technique), dan juga materi susur gua lainnya seperti rescue, konservasi air dan beberapa materi lainnya.

    Adapun kesan dari tim yang telah berhasil melakukan kegiatan susur gua dalam rangka kegiatan simulasi 1 ini "Sangat bangga bisa melihat ornamen yang diciptaan oleh Allah, karena tidak semua orang bisa melihat secara langsung."

    Demikian yang dapat admin sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam Lestari!

Spesialisasi Gunung Hutan TA XIV: Simulasi 1

Salam Lestari!

    Simulasi 1 adalah  salah satu rangkaian kegiatan sebelum melaksanakan spesialisasi yang harus dilakukan. Pada kesempatan kali ini, admin akan membagikan sedikit cerita tentang perjalanan Tim Gunung Hutan Tahun Angkatan XIV yang baru saja menyelesaikan kegiatan simulasi 1.

    Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28-30 Juli 2022. Tim yang berangkat berjumlah 4 orang dan 2 pendamping. Pendakian kali ini dilakukan di gunung Arjuno via Sumberbrantas, yang berlokasi di kecamatan Bumiaji kota Batu, dengan ketinggian gunung 3.339 MDPL.

    Ketika melakukan pendakian dalam rangka pendidikan dalam organisasi, untuk bisa memasuki kawasan gunung Arjuno ini, tim mengirim proposal yang ditujukan kepada Tahura Raden Soerjo kemudian melakukan pendaftaran online melalui website.

    Persiapan yang harus dilakuakan oleh tim sebelum melakukan pendakian ini meliputi latihan fisik, pendalaman materi, mencari informasi mengenai gunung arjuno, serta mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan.

    Menurut tim, minim sumber air pada gunung ini, dan suhu udaranya dingin. Namun akhir dari perjalanan  panjang yang cukup melelahkan tentunya sangat mengesankan. Ada beberapa saran dari tim bagi para pembaca yang mungkin memiliki rencana melakukan pendakian di gunung yang sama, persiapkan bekal makanan dan minuman yang cukup, dan tentunya menerapkan safety procedure.

    Sekian yang dapat admin sampaikan tentang perjalanan tim spesialisasi gunung hutan Tahun Angkatan XIV. Semoga bermanfaat.

Salam Lestari!

Spesialisasi Susur Gua: Gua Luweng Musuk, Luweng Tatih dan Gua Seropan oleh TA XIII

Foto tim bersama pendamping dan partisipan

Salam Lestari !

        Kegiatan Spesialisasi  Sususr Gua atau Caving TA XIII selesai dilaksanakan pada hari Senin- Sabtu tanggal 5 Juni-11 Juni 2022. Kegiatan ini dilaksanakan oleh seorang peserta, dua pendamping dan seorang partisipan. Pada kegiatan ini ada tiga jenis gua yang telah dimasuki, yakni gua Luweng Musuk, Luweng Tatih, dan gua Seropan.

        Gua Luwung Musuk merupakan jenis gua vertikal dengan kedalaman ±70m yang berlokasi di Desa Bomo Kec. Punung Kab. Pacitan, gua Luweng Tatih juga merupakan gua jenis Vertikal yang memiliki kedalaman ±50m yang berlokasi di Dsn. Nguluh Ds. Widoro Kec. Donorojo Kab. Pacitan dan gua Gua Seropan merupakan jenis gua Horizontal dengan panjang ±350 m yang berlokasi di Dsn. Tumpak Watu Ds. Widoro Kec. Donorojo Kab. Pacitan.

        Untuk bisa melakukan kegiatan tersebut, tim telah memperoleh izin dari Kantor Desa, Kepala Dusun, RW, RT desa setempat. Selain itu tim juga mengirimkan surat pemberitahuan ke Kecamatan, Polsek, Puskesmas, BPBD setempat.

        Selama melakukan kegiatan penelusuran di gua-gua tersebut tim tidak mengalami kendala yang serius, sehingga kegiatan berjalan dengan lancar. Hal ini tidak terlepas dari persiapan yang telah dilakukan, diantaranya latihan fisik, pemahaman materi penyusuran gua, serta menyiapkan standarisasi perlengkapan dan peralatan untuk memasuki gua.

        Dari tiga gua yang dimasuki, salah satu gua yang bernama gua Luweng Tatih memiliki sejarah atau mitos. Informasi ini didapatkan tim saat melakukan Sosiologi Pedesaan dengan warga sekitar. Dijelaskan bahwa  konon katanya di dalam gua tersebut terdapat kerajaan Malwapati, bahkan pernah ada salah satu orang yang menyusuri gua tersebut secara tidak sengaja tertangkap kamera ada seorang putri cantik dan prajurit yang berada di dalam gua, serta ada ular yang berkepala emas, bahkan ada keris di dalam gua tersebut. Namun dengan seiring berjalannya waktu dan banyaknya orang yang memasuki gua tersebut cerita tersebut dianggap sebagai mitos belaka.

        Adapun kesan dari tim yang telah melakukan kegiatan ini

"Kegiatan Spesialisasi ini merupakan suatu kebanggaan bagi saya karena telah melakukan penelusuran di 3 gua dengan bantuan pendamping dan partisipan, dan bisa menambah data gua di sekretariatan MAHASPALA IAIN Kediri. Sebagai Mahasiswa Pencinta Alam khususnya divisi Caving alangkah baiknya kita semua menjaga kelestarian di dalam gua dan melakukan penyusuran tanpa merusak ekosistem di dalam gua. Menjadi pribadi yang lebih baik, bisa memanajemen waktu secara baik, lebih bertanggungjawab, berpikir dengan kritis, dan mendapat ilmu baru mengenai penyusuran gua".

        Sekian cerita perjalanan dari tim Spesialisasi Caving TA XIII, semoga bermanfaat untuk kita semua. Semoga kita dipertemukan dengan cerita-cerita perjalanan selanjutnya.

Salam Lestari !


Tentang Kami

TENTANG BLOG

Ini adalah halaman blog kedua dari MAHASPALA IAIN Kediri, yang dibuat sejak November 2021. Halaman website ini dibuat baru karena beberapa alasan, tapi tenang saja. Blog MAHASPALA yang lama juga bisa diakses. Ini adalah website MAHASPALA yang lainnya, yakni Link Blog Mahaspala juga , link ini berisikan informasi ataupun berita sejak tahun 2011-2014. Mulai dari sejarah berdirinya MAHASPALA hingga serangkaian kegiatan yang diadakan ataupun diikuti selama kurun waktu tersebut. Semoga bermanfaat.


MEDIA SOSIAL

Instagram : link instagram

FaceBook : linkfacebook

YouTube : linkyoutube

Email : linkemail


KONTAK KAMI

Telp/WhatsApp : 0896-2001-2007 (Admin Mahaspala)/ linkwa

Diklat Lanjutan Gunung Hutan Sukses Dilaksanakan

 

Salam Lestari !

    Telah sukses dan selesai dilaksanakan pendakian dalam rangka Diklat Lanjutan (DIKJUT) yang dilakukan oleh Anggota Muda TA XIV. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13-16 Mei 2022 dan diikuti oleh 11 peserta, 2 pendamping, dan 1 partisipan.

    Pada saat pendakian, tim DIKJUT melalui jalur  Gigi Satu-Tumpuk Tembelang- 1472- Lemah Kuning-Gazebo Dolo. Pendakian ini dilakukan di Gunung Wilis, Kediri. Tim DIKJUT berhasil melakukan pengaplikasian materi, diantaranya materi Navigasi Darat, Survival, Sosiologi Pedesaan, Konservasi-Anveg, PPGD, Plotting Jalur, dan Mountaineering buka jalur (minimal satu karvak).

    Sebuah kegiatan dapat berjalan dengan sukses merupakan bentuk tanggung jawab dan semangat para peserta DIKJUT. Kegiatan ini berjalan dengan lancar juga berkat kekompakan tim beserta pendamping. Untuk bisa melakukan kegiatan ini, tim DIKJUT sudah mengantongi izin dari pihak Perhutani dan Dispar Kota Kediri. Selain itu, tim juga mengirim surat pemberitahuan ke Koramil, Polsek, Polres, Satgas Kabupaten, Kepala Desa Mojo, Puskesmas Mojo dan Kecamatan Mojo.

    Selama pendakian, tim mengalami sedikit kendala, yakni pada saat melalui jalur ada yang terputus, sehingga melipir ke jalur lain, dan yang kedua ada beberapa anggota tim yang cidera.

    Berikut, ada sepenggal cerita perjalanan yang admin dapat dari salah satu anggota tim yang mengikuti pendakian. Simak ceritanya ya...

Cerita singkat selama pendakian                                                                     

        Pendakian dimulai pada hari Jum'at, tanggal 13 Mei 2022 dengan titik start di Gigi . Perjalanan sampai ke tumpuk tembelang berjalan lancar, jalur yang ditempuh cukup lumayan, di tumpuk tembelang sendiri juga cocok digunakan untuk pengaplikasian navigasi darat. 

        Hari kedua, perjalanan yang sangat panjang dan menguras tenaga, jalur ke arah tumpuk cemoro sangat menanjak, tim akhirnya memutuskan untuk beristirahat sejenak, kemudian melanjutkan perjalanan ke 1472, di tengah perjalanan terdapat kendala, jalur yang akan dilewati ternyata terputus, sehingga mengharuskan tim lewat jalan lain dan turun menggunakan webbing, dan akhirnya tim bisa sampai camp 3 tidak sesuai jadwal. 

        Hari ketiga, setiap anggota tim mengaplikasikan materi navigasi darat di 1472, untungnya cuaca sangat cerah, setelah pengaplikasian tim melanjutkan perjalanan ke lemah kuning, perjalanan yang dilalui lancar, jalur yang dilewati cukup landai, dan tim juga bertemu dengan beberapa orang. 

     Hari terakhir, perjalanan ke finish tidak terlalu panjang dan jalur yang dilewati juga landai.

Sekian cerita perjalanan pendakian kali ini. Semoga bermanfaat. Terimakasih

Salam Lestari!

Halal Bi Halal 1443 Hijriah/ 2022

 

Foto bersama

    Halal bi halal UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan UKK (Unit Kegiatan Khusus) se- IAIN Kediri sukses diadakan. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambung silaturhami antar anggota UKM dan UKK. Acara ini dihadiri oleh seluruh perwakilan anggota UKM dan UKK.

    Kegiatan ini dilaksanakn pada Sabtu, 21 Mei 2022, pukul 15:00 WIB yang berlokasi di Kampus Syariah (Kampus 1) IAIN Kediri, tepatnya di Student Center lantai 3.

    Serangkaian acara ini terdiri dari pembukaan oleh MC, kemudian sambutan oleh ketua panitia. Setelah itu dilakukan sambutan dan perkenalan oleh setiap Ketua Umum UKM dan UKK yang hadir atau yang mewakili. Kemudian, ada acara makan bersama.

Sambutan dan perkenalan oleh Ketua Umum MAHASPALA

    Pada penghujung acara ada sharing season yang dilakukan antar jajaran pengurus UKM, UKK bersama lembaga mahasiswa seperti DEMA IAIN Kediri. Kegiatan sharing ini dilakuakan untuk menyambung aspirasi anggota UKM dan UKK menuju jajaran rektor di IAIN Kediri.

    Diantara pembahasan adalah adanya pengajuan alat atau fasilitas untuk UKM dan UKK untuk menunjang kegiatan agar lebih baik, sehingga hasil yang dikeluarkan juga maksimal. Semoga apa yang sudah diupayakan memberikan hasil yang terbaik, dan juga terjalin hubungan yang baik seterusnya untuk semua mahasiswa di IAIN Kediri.

Bakti Sosial MAHASPALA Bersama Sekolah Alam Ramadani


 

Salam Lestari !

    Bulan Suci Ramadhan 1443 H telah tiba di tahun 2022 ini. Bakti Sosial adalah kegiatan melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang berhubungan dengan masyarakat. Pada tahun ini, MAHASPALA melakukannya di Sekolah Alam Ramadani, yang beralamat di Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

    Kegiatan ini sendiri terdiri dari beberapa rangkaian, diantaranya turut berpartisipasi pada kegiatan belajar mengajar dan lomba-lomba Islami. Kegiatan mengajar dilakukan pada tanggal 18-21 April 2022, dan lomba dilaksanakn pada tanggal 22 April 2022. Lomba yang diadakan yakni lomba mewarnai, lomba hafalan surat pendek dan lomba tilawatil Al- Qur'an



    Kegiatan ini dikuti oleh semua anak-anak didik Sekolah Alam dan juga para Ustadz dan Ustadzah yang ada di sana. Setelah kegiatan lomba selesai, dilakukannya buka bersama dengan anggota MAHASPALA.

    Semoga kegiatan yang telah dilakukan di bulan Ramadhan ini menjadi berkah dan bermanfaat untuk kita semua. Aamiin.

Salam Lestari?

Susur Goa di Goa Manten dan Goa Linci, Divisi Caving Sukses Dilaksanakan

    Divisi Susur Goa atau Caving telah dilaksanakan. Kegaiatan ini dilakukan oleh tim DIKJUT TA XVI. Kegiatan ini tidak berselang lama dari kegiatan pemanjatan kemarin.

    Susur Goa dilaksanakan pada tanggal 26-28 Maret 2021. Goa yang dimasuki ada dua, yakni goa vertikal dan goa horizontal. Untuk goa vertikal, tim DIKJUT memilih goa Manten yang terletak di Dusun Ngerancah, Desa Ngepoh dan untuk goa horizontal di goa Linci yang berlokasi di Desa Ngentrong Kecamatan Campurdarat. Kedua goa terletak di kabupaten Tulungagung.

    Dua goa yang terpilih karena cocok untuk pemula, yakni untuk perkenalan pada divisi susur goa itu sendiri. Banyak ornamen menarik pada setiap goanya, seperti stalagmit, stalagtit dan ornamen-ornamen goa lainnya.

    Sebelum kegiatan ini dilakukan, tim DIKJUT telah mengantongi izin untuk memasuki goa-goa tersebut. Untuk goa Manten mengirim surat perizinan ke Desa Ngepoh, surat pemberitahuan ke Kepala Dusun Ngerancah, PUSKESMAS terdekat, POLSEK terdekan dan ke Kecamatan Tnaggunggunung. Untuk goa Linci mnegirim surat perizinan ke Desa Ngentrong, pemberitahuan ke RT setempat, PUSKESMAS terdekat, POLSEK terdekat dan kecamatan Campudarat.


    Kegiatan susur goa sukses dilaksanakan. Semoga tim DIKJUT tetap semangat dan istiqomah. Masih ada divisi Gunung Hutan yang menanti.

Salam Lestari !


Diklat Lanjutan Panjat Tebing di Tebing Telung Lintang, Ini Ceritanya


     

    Diklat Lanjutan adalah jenjang pendidikan yang ditempuh setelah lulus Diklat Dasar. Kegiatan ini termasuk dalam ranah pendidikan dalam MAHASPALA. Peserta yang menjadi bagian dari kegiatan ini adalah Anggota Muda (AM)Tahun Angkatan XIV (2021) dan dua orang Anggota Biasa (AB) sebagai pendamping.

    DIKJUT ada tiga divisi yang akan dikenalkan kepada peserta . Ada Panjat Tebing, Sususr Gua dan Gunung Hutan. Pada artikel kali ini, admin akan menceritakan tentang divisi Panjat Tebing yang sudah dilakukan.

    Divisi Panjat Tebing dikenal juga dengan istilah Rock Climbing ini dilakukan di Tebing Telung Lintang, yang terletak di Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Jumlah peserta yang mengikuti total berjumlah 13 orang, 11 peserta dan 2 pendamping. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 22-25 Maret 2021 Kemarin.

    Untuk dapat melakukan kegiatan ini, perlu dilakukan perizinan kepada POKDARWIS Desa Gandusari, pemberitahuan ke Ketua FPTI Trenggalek, dan pemberitahuan ke PUSKESMAS Gandusari. Kenapa harus ke PUSKESMAS juga? Ini menjadi pilihan bagi pemanjat, yang digunakan untuk antisipasi jika dalam pemanjatan terjadi kecelakaan atau sesuatu yang tisak diinginkan. Jika pihak PUSKESMAS sudah diberitahu akan ada kegiatan, pihak mereka juga akan siap jika memang diperlukan.

    Kegiatan pemanjatan DIKJUT ini dilakukan di empat jalur berbeda, yakni di jalur Volare dengan grade 5.10, jalur Angkringan Kita dengan grade 5.7, jalur Skriming dengan grade 5.10 serta jalur panjat Trad Climb.

    Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan bsia dikatakan sukses berkat semangat para peserta DIKJUT. Perjalanan masih panjang, masih ada dua divisi yang akan dilakukan dan juga masih ada cerita yang bisa dibagikan. Semoga bermanfaat.

Salam Lestari !

Cerita Perjalanan Simulasi Caving oleh TA XIII



Salam Lestari ! 

    Sebuah kenangan terasa kurang lengkap jika tidak didokumentasikan, seperti halnya cerita yang akan sia-sia jika tidak dinarasikan. Di bawah ini akan kami tuliskan cerita perjalanan dari anggora kami yang telah melakukan kegiatan susur gua pada divisi caving.

    Ada pertanyaan dasar, mengapa memilih divisi caving. Ini salah satu jawaban dari mereka yang melakukan kegiatan susur gua,

    "Divisi caving yang membuat penasaran, di dalam gua seperti apa, sangat menarik bagi saya. Karena terdapat banyak sekali ornamen yang unik dan mungkin tidak semua orang bisa memasuki gua", ini ungkapan yang penulis dapat.

    Kegiatan ini merupakan rangkaian Spesialisasi dengan cara Ekspedisi, yakni jenjang yang harus ditempuh untuk mendapatkan Nomor dan NIA (Nomor Induk Anggota). Ini adalah kegiatan Simulasi I sebelum hari H-Pelaksanaan. Tujuan kegiatan ini untuk melatih anggota yang terlibat, dan juga menambah data gua yang ada di MAHASPALA.

    Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Februari 2022. Gua yang dimasuki kali ini adalah Gua Tengger yang berlokasikan Dusun Tenggar Desa Tenggarejo Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung dan Gua Wardi yang berada diDusun Ngrancah Desa Ngepoh Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung. Gua Tenggar termasuk dalam gua Horizontal, sedangkan Gua Wardi merupakan gua vertikal.

    Gua Tengger memiliki panjang rute 60 meter, sedangkan gua Wardi memiliki kedalaman gua 25 meter. Gua ini cocok digunakan untuk materi caving, seperti mapping (pemetaan gua), konservasi air dan debit air.  Untuk bisa melakukan kegiatan di gua-gua tersebut diperlukan perizinan kepada Kepada Dusun dan Kepala Desa, serta surat pemberitahuan kepada Kecamatan, Puskesmas dan Kapolsek setempat.

    Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan lancar. Adapun kesan dari anggota yang terlibat, "Gua ini keren, apalagi di Gua Tengger, ada windows dalam gua yang bisa menerobos cahaya masuk ke celah dinding gua", kemudian ada pesan yang disampaikan "Untuk teman-teman yang ingin eksplor di dalam gua, khususnya anak caving, gua tersebut sangat cocok bagi pemula dan cocok sebagai pengenalan ornamen serta medan dalam gua"



    Sekian yang dapat penulis sampaikan, semoga bermanfaat. Jika ada tanggapan atau komentar, itu sangat membantu kami untuk lebih baik ke depannya.

Salam Lestari !

DIES MAULIDIYAH MAHASPALA KE-15

SALAM LESTARI !

Telah terlaksananya kegiatan Dies Mauliyah MAHASPALA Ke-15 pada Sabtu-Minggu, 22-23 Januari 2021 di Irenggolo, Besuki, Kediri. Kegiatan ini merupakan event tahunan yang selalu diadakan oleh MAHASPALA. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memperingati hari lahirnya MAHASPALA. Kegiatan yang diadakan selama dua hari ini dihadiri oleh semua anggota MAHASPALA

Serangkaian dari kegiatan hari pertama ini terdiri dari Do'a bersama, potong kue dan tumpeng, serta penampilan acoustic dari UKM Amoeba IAIN Kediri, dan juga beberapa penampilan dari anggota MAHASPALA sendiri.

Foto ketua UMUM MAHASPALA memberi potongan tumpeng kepada Mas Reza

Foto ketua Pelaksana memberi potongan kue kepada Mas Ridho

Foto ketika UKM Musik Amoeba tampil di acara DIES MAULIDIYAH MAHASPALA Ke-15

Foto ketika Mas Azis dan Mas Bayu tampil di acara DIES MAULIDIYAH MAHASPALA Ke-15

Foto di atas adalah beberapa potret kegiatan Dies Maulidiyah pada hari pertama. Sedangkan hari kedua ini diadakan kegiatan Outbond. Di bawah ini potretnya

Demikian cerita kegiatan pada kali ini. Semoga dengan bertambahnya usia MAHASPALA menjadikan MAHASPALA semakin baik dan maju kedepannya.

SALAM LESTARI !

Tasyakuran Anggota Muda Tahun Angkatan 2021

SALAM LESTARI!

Telah terlaksananya kegiatan Tasyakuran Anggota Muda Tahun Angkatan 2021 pada Selasa, 18 Januari 2021 di Mojoroto. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diadakan oleh Anggota Baru Tahun Angkatan 2021, dimana tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai wujud rasa syukur karena telah lulus Diksar dan resmi menjadi Anggota MAHASPALA.

Dengan adanya kegiatan ini juga diharapkan bisa semakin membangun rasa solidaritas dan loyalitas terhadap organisasi dan sesama.Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota MAHASPALA, dari Anggota Muda, Anggota Biasa, Anggota Luar Biasa dan tentunya Perintis

Berikut adalah beberapa poret dari kegiatan Tasyakuran kemarin

Foto ketua pelaksana ketika memberikan potongan tumpeng kepada Perintis yang hadir

Foto ketika makan bersama

Foto bersama

Entri yang Diunggulkan

SUSUR GUA - Apa itu susur gua? - Divisi Susur Gua MAHASPALA IAIN Kediri

  MENGENAL APA ITU SUSUR GUA SALAM LESTARI! Hallo genk, mungkin kata caving masih asing di telinga untuk beberapa dari kalian. Caving juga ...